Sabtu, 24 Desember 2011

WILD KOPI LUWAK

Untuk memenuhi permintaan para pelanggan, kami "JAWARA COFFEE" menghadirkan kopi luwak wild jenis robusta. Kopi ini dikumpulkan oleh para petani setempat secara berkelompok.

diantara kotoran tersebut, banyak terdapat biji bijian, seperti coklat, sawo dll.
dalam 1 kg kotoran kopi luwak wild ini setelah di kupas, di cuci, di jemur dan disortir dapatlah 400 - 500 gr grean bean atau biji beras siap goreng.
 kini bisa anda nikmati bersam keluarga, teman atau kolega..... kopi luwak wild robusta..


Rabu, 07 Desember 2011

ALAMAT KOPI LUWAK BENGKULU

JLN.JAMBU BLOK 3 N0. 48 RT.009/003 PRUMNAS LINGKAR TIMUR BENGKULU
HP.081977044811 - 085377776955


Sabtu, 03 Desember 2011

Bengkulu Expo 2011

Bertempat di Sport Center, Pantai Panjang, kota Bengkulu, Jawara Coffee ikut berpartisipasi dalam even Bengkulu Expo 2011.


Alhamdulillah Jawara Coffee di percaya Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu, untuk mengisi stan dengan kopi spesialty bengkulu dan kopi luwak.

Di pameran ini para pengunjung dapat melihat proses pengolahan kopi secara modern, dengan menggunakan mesin roasting buatan taiwan kapasitas 600 gr dan mesin grinder latina. Dan yang yang tak kalah pentingnya adalah cicipan kopi luwak dan kopi spesialty jawara coffee.
walau menggunakan miyako coffee maker, rasa cicipan kopi luwak dan kopi spesialty bengkulu tak kalah nikmatnya, dalam satu hari kami menghabiskan 600 gr cicipan kopi untuk para pengunjung yang ramai ingin mencoba rasa kopi Jawara Coffee. Tingginya minat para pengunjung ternyata juga di barengi dengan daya beli mereka setelah mencicipi, terbukti dengan banyaknya kopi luwak sachet yang terjual.
Yang  tak kalah menarik adalah banyak pengunjung yang suka dengan boneka musang yang kami tampilkan. Ada yang berpose dengan boneka musang, membuat video dsb.
Pada pameran Bengkulu Expo 2011 ini, kami juga bertemu dengan tim teh Oolong. Teh ini berasal dari kabawetan, kepahyang, sebuah lokasi yang sama dengan asal kopi luwak arabica Jawara Coffee. Memang kabawetan adalah sebuah wilayah yang sangat subur, berada pada ketinggian di atas 1500 mdpl. Hujan hampir selalu mengguyur daerah tersebut, yang membuatnya semakin subur. Pada zaman belanda, daerah ini sudah di jadikan areal penanaman kopi arabica dan teh. Hal ini membuat kami semakin bersemangat memasarkan produk kopi luwak arabica dan kopi spesialty arabika kepahyang, karena sudah tidak diragukan lagi ke - khasan tanahnya.
Kepada para pngunung pameran yang telah membeli produk Jawara Coffee, kami ucapkan terima ksih yang sedalamnya. Insya Allah kami akan selalu hadir dalam even even di Bengkulu.


 
 






























Rabu, 02 November 2011

CARA PEMESANAN/ORDER

1. silahkan hubungi kami via sms,telp atau email, facebook.
2. silahkan pilih produk yang diinginkan
3. komunikasikan pilihan kurir atau ekspedisi ke tempat tujuan anda.
4. smskan alamat pengiriman lengkap + no. hp
5. kami akan segera mengkonfirmasi total pembelian dan ongkos kirim.
6. silahkan transfer ke rekening kami di bank mandiri
7. segera konfirmasi via sms bila sudah tranfer
8. paket akan segera kami kirimkan

Sabtu, 15 Oktober 2011

EKSPEDISI KE SARANG MUSANG/LUWAK

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Tulisan kali ini tentang perjalanan Jawara Coffee (kopi luwak bengkulu) bersama TIM TVRI JAKARTA meliput luwak/musang memakan kopi di desa sengkuang, kebupaten kepahyang, Bengkulu.


Setelah 2 minggu di kontak pak andi dan ibu mei, TVRI jakarta, saya bersedia menemani mereka untuk melakukan perjalanan ke SARANG MUSANG.... meliput aktivitas musang penangkaran di sengkoang, milik pak jalil (mitra jawara coffee)

Jum'at pagi, Tim TVRI Jakarta yang di pimpin pak andi, tiba di Bengkulu pada pukul 10.00 WIB. Setelah briefing, akhirnya di putuskan berangkat ke lokasi setelah sholat jum'at.


Perjalanan menuju lokasi memakan waktu kurang lebih 2 jam. Sepanjang perjalanan terlihat keindahan panorama alam, pegunungan, lembah lembah, sungai sungai, perkebunan teh, Tak henti hentinya saya berzikir mengagungkan asma Allah, walaupun cuaca dingin mulai menusuk tulang.

Pemandangan indah yang terlihat itu menambah semangat tim untuk segera tiba dilokasi, oh ya... kebun teh yang berbaris rapi peninggalan Belanda ini konon katanya selalu di ekspor ke negara negara eropa. karena kualitas tehnya di atas teh sosro yang sering kita minum. Hmmm.... betapa kayanya provinsiku ini.....

Wilayah sengkuang berada pada ketinggian 2000 mdpl, jauh diatas wilayah perkebunan teh warisan Belanda... luar biasa tingginya, kami pikir tidak ada kehidupan lagi di atas sana (he..he...) ternyata masih ada desa desa transmigrasi.

Tiba di lokasi pukul 16.00,- wib. Langsung meninjau perkebunan kopi Arabica milik Pak Jalil. Pohon kopi arabica ini telah berumur 5 tahun, dan telah di stek, sehingga untuk bahan baku kopi luwak, tidak pernah kehabisan stok. Penanaman kopi jenis Arabica di wilayah kabawetan ini baru di mulai kira kira 6 - 5 tahun lalu, para penduduk di berikan bantuan bibit dan penyuluhan tentang cara menanam kopi arabica. hasilnya memang cukup menjanjikan, harga kopi arabica fermentasi saja di toke bengkulu Rp. 35 - 40 /kg, lebih tinggi dibanding jenis kopi robusta yang harganya Rp. 17.000/kg.

Untuk Kopi luwak sendiri pelopornya adalah pak Jalil, beliau memulai dengan memelihara 18 ekor musang panangkaran, dan di beri makan buah kopi merah arabica terbaik. Pak jalil adalah mitra kami (Jawara Coffee-kopiluwak Bengkulu) yang terpecaya dan berpengalaman dalam memelihara musang/luwak.


Buah kopi merah sebagai makanan utama kopi luwak, diberikan 2 - 3 hari sekali, tiap tiap musang di berikan makan 1 - 3 kg kopi merah. Tentunya tidak semua kopi tersebut dimakan, luwang masih saja memilih milih kopi tersebut, sudah insting bawaan sich... so, kopi merah yang tidak dimakan diolah menjadi kopi arabica fermentasi.

setelah beristirahat, sambil mempersiapkan peralatan dan menunggu waktu malam hari, tim bersiap siap meliput aktivitas musang/luwak memakan kopi........

buah kopi merah satu keranjang penuh... siap di berikan kepada musang kesayangan.......


pak jalil sedang memberikan kopi merah di masing masing kandang................


gelisah.......... antara lapar dan malu....


siap..... action.......

Tidak mudah mengambil video musang ini... berbagai cara di lakukan oleh crue TVRI JAKARTA, agar dapat mengambil gambar dengan adegan yang menarik.... termasuk adegan musang anakan di lepas ke pohon kopi 

wuih... walaupun masih anakan lumayan cekatan memanjat dan melahab kopi merah.....


namun.... tetap saja kurang memuaskan..... sampai pada akhirnya Pak Jalil meletakan pohon kopi  kedalam kandang musang..... hasilnya... Luar biasa.... terlihat seperti asli di alam bebas..


Dalam 1 bulan peternak kopi luwak di kabawetan dapat menghasilkan kurang lebih 50 kg feces kering, nah tinggal kita, para pengusaha kopi luwak pengolahan untuk giat aktif memasarkan kopi kebanggaan provinsi ini. karena secara kwalitas tidak kalah dari kopi kopi arabica daerah lain.


Feces kering di jemur anginkan, agar fermentasi berjalan sempurna. Jangan di terik panas matahari langsung, tapi perlahan lahan.

Penjemuran bisa berlansung antara 5 - 7 hari, setelah itu disimpan untuk kemudian di salurkan ke pengolah kopi luwak, salah satunya adalah saya, Jawara Coffee - Kopi luwak Bengkulu, yang bermitra dengan pak jalil dan selalu pasti mengambil kopi luwak penangkaran milik pak jalil.

Pengolahan kopi luwak bisa menggunakan alat tradisional atau modern diantaranya:
mesin roaster buatan luar negeri ini siap menjamin hasil sangrai/gorengan kopi luwak kami sesuai standar international. Kemudian mesin pembubuk/grinder merek latina :

kemudian yang tak kalah pentingnya adalah pengemasan/packing yang hygienis, tahan lama, dan mempunyai nilai jual serta berstandar international...
bahkan kemasan sachet kita hadirkan untuk pembeli yang ingin icip icip dulu rasa kopi luwak bengkulu....



Tuntas sudah perjalanan kali ini.... terima kasih dari lubuk hati terdalam kami kepada TIM TVRI JAKARTA, yaitu  pak andi, ibu mia, ibu lala dan kru lainnya, yang telah memilih Bengkulu untuk liputan tentang KOPI LUWAK, semoga nama KOPI LUWAK Bengkulu dapat terangkat dan mampu bersaing dengan kopi luwak daerah lain.  Semoga dilain kesempatan kita bisa bekerja sama.

KOPI LUWAK BENGKULU - JAWARA COFFEE


WASALAM.

Jumat, 16 September 2011

ANAK MUSANG

Anakan musang baru umur kira kira 2 bulan


lagi lucu lucunya gan...


di kasih ma'am telur ayam...


lahab betul gan...


ini foto yang punya.....senyum oi..

KOPI LUWAK SACHET

Untuk para pencinta kopi luwak atau yang ingin mencoba menikmati rasa kopi luwak, kami membuat kemasan sachet isi 10 gr. Terdiri dari kopi luwak robusta dan kopi luwak arabika.






Kemasan alumunium foil warna gold dan warna silver.



atau paket 5 sachet dalam satu pack


segera pesan sekarang.......!!

Memberi Makan Musang

Memelihara musang ada keunikan dan kesenangan tersendiri. Binatang liar ini tidak begitu sulit di pelihara, apalagi makananya cukup mudah didapatkan, seperti pisang, pepaya, ayam dll. Yang penting tanggung jawab untuk selalu memberi makan tepat waktu.... agar hewan ini tidak kelaparan (pagi, siang n malam). Nah... karena tujuan memelihara musang adalah untuk menghasilkan kopi luwak, tentunya hewan ini harus di beri makan kopi merah atau buah cherry kopi. Buah kopi  kesukaan musang adalah yang benar - benar merah dan baru di petik (kalau di simpan di kulkas, musang gak mau makan lagi... sudah ane tes gan)  setelah itu kopi merah di sortir dan di cuci.




Pemberian buah kopi merah kepada musang jangan terlalu di paksakan, karena akibatnya hewan ini bisa stress. Pola terbaik adalah 2 atau 3 hari sekali dengan jumlah 1 sampai 2 kg buah kopi merah, tergantung besar atau kecil musang. Biasanya, tidak semua kopi yang di berikan di makan habis oleh musang, tergantung kebiasaan dan nafsu makan si musang. Apalagi si musang ini selalu memilih kopi yang akan di makan.


Uniknya... hewan ini mau dipanggil kalau kita mau memberi makan, padahal hewan ini termasuk binatang liar.





waktu yang tepat untuk memberikan makan buah kopi pada musang antara pukul 17.00 - 24.00,- bisa dua kali antara pukul 17.00 dan pukul 22.00 atau 24.00, harus hati hati kalau memerikan makan pada malam hari, karena hewan ini sangat aktif dan menjadi terang penglihatannya di waktu malam. sebaiknya menggunakan lampu senter untuk menyinari matanya agar tidak liar.Nah,.. keesokan harinya bisa kita lihat dan memanen hasilnya .... KOPI LUWAK PENANGKARAN.





Kamis, 15 September 2011

PROSES PENGOLAHAN KOPI LUWAK

Kopi luwak mentah ( raw)


                                                  (foto kopi luwak mentah arabica bengkulu )

Dijemur lagi agar benar benar kering......


                                         


setelah benar benar kering


kemudian di tumbuk pake lesung, untuk mendapatkan biji beras kopi luwak atau grean bean......



numbuknya sedang aja.... agar bijinya gak rusak.. yang penting kulit nya terkelupas.

ini foto yang lagi numbuk........ santai aja gan....

setelah mendapatkan biji beras kopi luwak atau grean bean.... proses selanjutnya adalah pencucucian. Di cuci dan di bilas sebanyak 7 X agar kotoran kotoran hilang, dan bersih serta menjadi HALAL menurut FATWA MUI.

Kemudian Di jemur lagi untuk menghilangkan sisa sisa air pencucian


sudah kering bro....

di sangrai pake alat desainan sendiri... drum stain less... +  kompor gas 1 tungku merk GETRA

hasilnya..... wuih  bunyi kretak yang merdu bersahutan, menandakan kopi sudah matang... nich dia...

Medium roast......arabica bengkulu. siap di giling.....

setelah selesai di giling.... di packing sesuai pesanan.............